TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI

Authors

  • Hadini Hadini UIN Ar-Raniry Banda Aceh
  • Syarifah Rahmi STIT PTI AL-Hilal Sigli
  • Firdaus Syah STIT PTI AL-Hilal Sigli

Keywords:

Tanggung jawab pendidikan, hadis

Abstract

Salah satu konsep Pendidikan Islam yang disampaikan oleh Rasulullah adalah persoalan tanggung  jawab dalam pendidikan Islam. Adanya konsep tanggung jawab dalam pendidikan Islam yang diajarkannya bertujuan untuk memberi garansi agar ilmu pengetahuan terus maju dan berkembang serta berjalan terus menerus sampai akhir zaman. Adanya tanggung jawab yang diberikan oleh Rasulullah, tentu saja membawa konsekwensi kepada manusia untuk memikul tanggung jawab untuk menjalankan tugas pendidikan Islam. Dalam kajian ini penulis menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan) melalui penelaahan buku-buku hadis yang berkaitan dengan tanggung jawab serta berbagai referensi-referensi pendukung lainnya baik buku, jurnal dan berbagai hasil penelitian lainnya. Dari hasil kajian tersebut dihasilkan beberapa temuan, di mana tanggung jawab pendidikan secara garis besarnya ada tiga, yaitu: Pertama, tanggung jawab  pendidikan keluarga, Keluarga adalah urutan terdepan di antara berbagai lembaga pendidikan yang ada, terutama peran ibu. Kedua, Pemerintah/Sekolah, dalam bentuk menetapkan kebijakan dan penyediaan sarana pendukung pendidikan, dalam prakteknya Rasulullah dalam sejarahnya telah membuktikan dan mempraktekkan dengan perannya sebagai pemimpin dan kepala pemerintahan dengan menyediakan berbagai lembaga-lembaga pendidikan seperti kuttab, Masjid dan suffah. Ketiga, masyarakat, kewajiban pendidikan tersebut sebagaimana tampak pada perkataan Rasulullah tentang kewajiban amar ma’ruf nahi munkar, setiap masyarakat wajib menyampaikan pengetahuan kepada lingkungannya.

References

Al-Qur’an dan terjemahnya

Jalal, Abd al Fattah, (1988),Azaz-azaz Pendidikan Islam, pen, Herry Noer Ali, cet. I Bandung: Diponegoro.

‘Ulwan, Abdullah Nashih, (2013)Pendidikan Anak dalam Islam, terj, Arif Rahman Hakim, Solo, Insan Kamil.

an-Nahlawi, Abdurrahman, (1996), Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam: dalam Keluarga, Sekolah dan Masyarakat,terj. HeryNoerAly, Bandung: Diponegoro.

Natta, Abuddin, (2001) Filsafat Pendidikan Islam, cet iv, Jakarta: Logos Wacana Ilmu,

Tafsir, Ahmad, (2001), Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, cet IV, Bandung: Rosda Karya.

Hurlock, Elizbeth, (1978), Perkembangan Anak, Jakarta: Erlangga.

Ilahi, Fadhil, (2006), Muhammad Saw Sang Guru yang Hebat, terj. Nurul Mukhlishin, Surabaya: Pustaka Elba.

Langgulung, Hasan, (1995), Manusia dan Pendidikan: Suatu Analisa Psikologis dan Pendidikan cet III, Jakarta: Al Husna.

Shihab, M. Quraish, (1996), Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Ummat, cet II, Bandung: Mizan.

-----------------------, (1999), Lentera Hati: Kisah dan Hikmah Kehidupan, cet. XV, Bandung: Mizan,

Untung Moh. Slamet, (2002), Muhammad Sang Pendidik, Semarang: Pustaka Rizki Putra,

al-Abrasyi Muhammad Atiyah, (1975), al-Tarbiyyah al-Islamiyyah wa Falasifatuha, Cet. III, Isa al-Babiy al-Halbiy wa Syurakahu.

Dimas, Muhammad Rasyid. (2000), 25 Kiat Mempengaruhi Akal dan Jiwa Anak, terj, Tate Qomaruddin, Jakarta: Robbani Press.

Yaumi, Muhammad, dkk, (2013), Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak (Multiple Intelligence): Mengidentifikasi dan Mengembangkan Multi Talenta Anak, Jakarta: Kencana.

Pulungan, J. Suyuthi, (2007), Sejarah Pendidikan Islam, (Jakarta: Kencana, 2019)

Pasiak, Taufiq, 2007), Brain Management for Self Improvement, Bandung: Mizan

Walidin, Warul, “Landasan Filosofis Pengembangan Kurikulum: Suatu analisis Komparatif Antar Aliran,” dalam Jurnal Ar Raniry, No 74 tahun 1999,

Drajat, Zakiah, dkk., ( tt), Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Rineka Cipta

Downloads

Published

2023-07-27

Issue

Section

Articles