HUBUNGAN KONDISI INFRASTRUKTUR KELAS DENGAN KINERJA PROFESIONAL GURU DALAM MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN BERKUALITAS
DOI:
https://doi.org/10.58645/azkia.v21i1.887Keywords:
Infrastruktur Kelas, Kinerja Profesional Guru, Pembelajaran BerkualitasAbstract
Pembelajaran berkualitas merupakan tujuan utama penyelenggaraan pendidikan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kondisi infrastruktur kelas dan kinerja profesional guru. Infrastruktur kelas yang memadai dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sementara kinerja profesional guru menentukan efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi infrastruktur kelas dengan kinerja profesional guru dalam mewujudkan pembelajaran berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian adalah guru pada satuan pendidikan dasar, dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kondisi infrastruktur kelas dan kinerja profesional guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik kondisi infrastruktur kelas, semakin optimal pula kinerja profesional guru dalam melaksanakan pembelajaran. Dengan demikian, peningkatan kualitas infrastruktur kelas perlu menjadi perhatian dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran.
References
Afriansyah, H., & Suryadi, E. (2021). Pengaruh sarana dan prasarana terhadap kinerja guru sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–156.
Barnawi, & Arifin, M. (2020). Manajemen sarana dan prasarana sekolah. Ar-Ruzz Media.
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Fitriani, N. (2021). Evaluasi pembelajaran: Teori dan praktik di sekolah dasar. PT RajaGrafindo Persada.
Hidayat, A., & Nur, S. (2022). Digitalisasi sarana prasarana dalam mendukung efektivitas pembelajaran di era digital. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 145–158.
Hidayat, M. T. (2020). Analisis kinerja guru dalam perencanaan pembelajaran di masa pandemi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 7(2), 112–125. https://doi.org/10.38048/jipcb.v7i2.102
Hidayat, R., & Syamsul, A. (2022). Infrastruktur pendidikan dan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(3), 201–210.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. JDIH Kemendikbudristek. https://jdih.kemdikbud.go.id/
Lestari, P. (2020). Analisis penataan lingkungan fisik kelas terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 3(1), 12–20. https://doi.org/10.23887/jp2.v3i1.24390
Lestari, S. (2023). Kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru abad 21. Deepublish. Mayer, R. E. (2021). Multimedia learning (3rd ed.). Cambridge University Press.
Megasari, R. (2020). Peningkatan mutu pendidikan melalui manajemen sarana dan prasarana. Jurnal Manajemen Pendidikan, 1(2), 63–75. https://ejournal.unesa.ac.id/
Mulyadi, M. (2019). Manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 105–115. https://ejournal.unesa.ac.id/
Mulyasa, E. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja profesional guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(2), 89–101.
Nurhadi, & Widodo, S. (2023). Lingkungan belajar fisik dan kinerja guru dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 55–66.
Pratama, A. R. (2021). Pengaruh lingkungan fisik kelas terhadap konsentrasi belajar siswa.
Jurnal Psikologi Pendidikan, 4(3), 88–97. http://portalgaruda.org/
Pratama, R., & Lestari, D. (2020). Hubungan sarana prasarana dengan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 120–130.
Priyanto, A. (2021). Manajemen sumber daya manusia pendidikan. Kencana.
Rinaldi, C. (2021). In dialogue with Reggio Emilia: Listening, researching and learning.
Routledge.
Rohman, M. A. (2024). Profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu lulusan di era digital. Jurnal Manajemen Pendidikan Indonesia, 9(1), 45–58. https://ejournal.uin-malang.ac.id/
Sari, M., & Kurniawan, D. (2022). Kinerja profesional guru dan implikasinya terhadap mutu pendidikan. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 8(2), 98–109.
Suryani, I. (2022). Pengaruh supervisi akademik terhadap kinerja profesional guru. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(1), 22–34. https://doi.org/10.21831/jamp.v10i1.45120
Suryosubroto, B. (2021). Manajemen pendidikan di sekolah (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Woolfolk, A. (2019). Educational psychology (14th ed.). Pearson Education.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. PT Remaja Rosdakarya.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (Eds.). (2020).
Preparing teachers for deeper learning. Harvard Education Press.
Nucci, L. P., Krettenauer, T., & Narváez, D. (Eds.). (2019). Handbook of moral and character education (2nd ed.). Routledge.
Erstad, O. (2018). Digital literacy and the development of citizenship. In J. Voogt, G. Knezek,
R. Christensen, & K. W. Lai (Eds.), Second handbook of information technology in primary and secondary education (pp. 415–430). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-71054-9_29
Darling-Hammond, L. (2020). Teacher quality and student learning. In L. Darling-Hammond & O. Lieberman (Eds.), Teaching for equity and excellence (pp. 45–68). Teachers College Press.
Afriansyah, H., & Suryadi, E. (2021). Pengaruh sarana dan prasarana terhadap kinerja guru sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 145–156.
Kunter, M., Baumert, J., Voss, T., Klusmann, U., Richter, D., & Hachfeld, A. (2016). Professional competence of teachers: Effects on instructional quality and student development. Journal of Educational Psychology, 108(1), 1–21. https://doi.org/10.1037/edu0000063
Nurhadi, & Widodo, S. (2023). Lingkungan belajar fisik dan kinerja guru dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(1), 55–66.
Uline, C., & Tschannen-Moran, M. (2020). The walls speak: The interplay of quality facilities, school climate, and student achievement. Journal of Educational Administration, 58(1), 1–
https://doi.org/10.1108/JEA-02-2019-0036
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022).
Panduan pengelolaan sarana dan prasarana sekolah. Kemendikbudristek.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).
Rahmawati, D. (2020). Hubungan sarana prasarana dengan kinerja guru sekolah dasar (Tesis tidak diterbitkan). Universitas Pendidikan Indonesia.
Suharto, A. (2019). Pengaruh lingkungan belajar terhadap kualitas pembelajaran di sekolah dasar (Disertasi). Universitas Negeri Yogyakarta.
Winataputra, U. S. (2018). Penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Makalah disajikan pada Seminar Nasional Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Hidayat, R. (2021). Infrastruktur pendidikan dan mutu pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Pendidikan (pp. 112–118). Universitas Negeri Malang.
Woolfolk, A. (2004). Educational Psychology (9th ed.). Boston: Allyn and Bacon.
Hamza B, U. (2012). Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif,. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rana Huwaidah, Ghonimah, Salamah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













