PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS SISWA KELAS IV MIN 11 PIDIE PADA MATERI PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP

Authors

  • Nasri Diana

Keywords:

CORE, student activities, fourth grade

Abstract

This study aims to find out how to increase student activity in the matter of caring for living things, after students learn through the CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) learning model for fourth grade students at MIN 11 Pidie. The research method used is CAR (Classroom Action Research). The subjects in this study were 25 people consisting of 13 male students and 12 female students. Data was collected through observation sheets through teacher activity observation sheets (LOAG), student activity observation sheets (LOAS) and through tests by distributing worksheets to students. This research was conducted in 3 cycles. In the first cycle the average value obtained by students was 56.8 while the classical completeness score obtained was 16%. In cycle II the average value is 68.4, while the classical completeness value obtained is 52%. In the third cycle, the average value obtained increased to 81.8 with a classical completeness score of 92%. So it can be said that there is an increase in student activity in the matter of caring for living things by using the CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) learning model for fourth grade students of MIN 11 Pidie.

References

A.Muri Yusuf. 1982. Pengantar Ilmu Pendidikan. Jakarta,: Ghalia

Abdul Majid. 2007. Perencanaan Pembeljaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Rosda Karya

Abdul Majid. 2014. Strategi Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya

Agus Suprijono. 2014. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Anas Sudijono. 2003. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press

Anita Lie. 2004. Cooperatif Learning. Jakarta: Grasindo

Arikunto Suharsimi. 1993. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rhineka Cipta

Aris Shoimin. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta:Ar- Ruzz Media

Carr, E. & Ogle, D. 1987. K-W-L: A Strategy of Comprehension and Summarization Journal of Reading. 30 (7). Tersedia : http://eric.ed.gov/ERICWebPortal

Chandra Pratama Syaimar. 2019. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII. Epsilon Vol.2 p-ISSN : 2685-2519 e-ISSN : 2715-6028

Dahar dan Ratna Wilis. 2003. Teori Belajar. Jakarta : Erlangga Press. Depdiknas

Debdikbud. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Bulan Bintang

Dimyati dan Mudjiono. 2010. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Herawati Susilo. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Bayumedia Publishing

Hisyam Zaini. 2008. Srategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Insan Mandiri

Iskandar. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Galang Persada

John M. Echols dan Hassan Shadily. 2000. Kamus Inggris Indonesia An English-Indonesia Dictionary. Jakarta : Gramedia

Karlina Wati. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa, dalam pembelajaran IPA. Jurnal Pendidikan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2013. Peduli Terhadap Makhluk Hidup. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013A. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayan

Kusnandar. 2009. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Press

Kusnandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Press

Kusuma. 2013. Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarata: Prestasi Pustaka Karya

Linda Campbell dkk. 2002. Metode Praktis Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences, Depok: Intuisi Press

M Yusuf Hidayat. 2015. Penerapan Model Pembelajaran Core (Connecting, Organizing, Reflecting, Dan Extending) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Konsep Ekosistem Di Kelas X Sman 1 Ciwaringin. Jurnal Pendidikan.

Madya Suwarsih. 2009. Teori dan Praktik Penelitian Tindakan. Bandung: Alfabeta

Masnur Muslich. 2009 Melaksanakan PTK Penelitian Tindakan Kelas itu Mudah. Jakarta: Bumi Aksara

Miller, J.N.,and J.C. Miller. 2005. Statistics and Chemometris for Analytical Chemistry, 5th Edition. Pearson Education

Muhaimin. 1996. Strategi Belajar Mengajar. Surabaya : Citra Media, hal. 19.

Nana Sudjana. 2002. Metode StatistikI. Bandung: Tarsito

Nana Syaodih Sukmadinata.2010 Metode Penelitian Tindakan. Bandung: Rosda Karya

Nana Syaodih.S. 2005. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nashar. 2004. Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran. Jakarta. Delia Press

Oemar Hamalik. 1995. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bina Aksara

Slameto. 2003 Belajar dan Faktor - faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. PT Rineka Cipta

Sudrajat. 2010. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Suharsimi Arikunto. 1952 Pengelolaan Kelas Dan Siswa,Sebuah Pendekatan Evaluasi. Jakarta: CV. Rajawali

Suharsono. 2002. Melejitkan IQ, IE dan IS. Jakarta:Inisiasi Press

Suyatno. 2005. Menjelajah Pembelajaran Inofatif. Sidoarjo:Masmedia Buana Pusaka

Syaiful Bahri Djamarah. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta, CV Rineka Cipta

Tri Mutia Dewi. 2019. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (Core) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMA/MA. Jurnal Pendidikan.

Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Surabaya: Kencana Prenada Media Group

Trianto. 2010. Mendesain Model Pembelajarann Inoatif-Progresif: Konsep, landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Yogyakarta: Kencana Prenada Media Group

Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

W.J.S Poerwadarminta. 1986. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka

Wina Sanjaya. 2010 Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Yamin Martinis. 2007. Profesionalisasi Guru & Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung. Persada Press

Yuniarti. 2013. Pengaruh Model CORE Berbasis Kontekstual Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa. Skripsi. Bandung : STKIP Bandung

Downloads

Published

2022-06-22

Issue

Section

Articles